BTPN Kejar Nasabah Individu
Selasa, 06 Nov 2007 14:21 WIB
Bandung - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) akan lebih gencar meningkatkan dana murah dari nasabah individu daripada nasabah korporasi.Hal tersebut disampaikan Direktur Bisnis BTPN Gandhi Putra Ismail dalam paparannya kepada wartawan di Kantor Pusat BTPN, Jalan Otto Iskandardinata, Bandung, Jawa Barat (6/11/2007). Saat ini 40 persen nasabah BTPN adalah individu dan 60 persennya adalah korporasi. "Untuk ke depannya kita akan memutar komposisi nasabah tersebut, 60 persen individu dan 40 persennya korporasi," imbuhnya.Sampai Oktober 2007, total DPK (Dana Pihak Ketiga) BTPN sebesar Rp 9,1 triliun dengan komposisi tabungan 20 persen dan deposito 80 persen. "Karena itu kita ingin tingkatkan dana murah untuk mengurangi risiko dengan cara meluncurkan beberapa produk tabungan," jelasnya. Untuk penyaluran kredit sampai Oktober 2007 sudah mencapai Rp 8,9 triliun. "Setiap bulan kredit kita naik Rp 300 miliar, jadi hingga akhir tahun kredit akan tumbuh 75 persen menjadi Rp 9,5 triliun," ujarnya. Untuk komposisi kredit dikatakan Gandhi bahwa 95 persen disalurkan kepada nasabah individual pensiunan. "Kita baru mengembangkan kredit UKM, diharapkan kredit UKM tahun depan akan meningkat," jelasnya. BTPN telah mengumpulkan aset sebesar Rp 10 triliun pada Oktober 2007. Diperkirakan hingga akhir tahun bisa mencapai Rp 11 triliun," jelasnya. Sampai saat ini total cabang BTPN telah mencapai 385 cabang yang menyebar di Indonesia. "Tahun depan kami akan membuat 137 cabang lagi, yang akan dikembangkan di wilayah Indonesia bagian Timur," tuturnya.
(dnl/ddn)











































