Asing Mulai Tinggalkan SBI, Buru Pasar Modal dan SUN
Selasa, 06 Nov 2007 15:16 WIB
Jakarta - Arus modal asing (capital inflow) paling banyak mengalir ke pasar modal dan obligasi pemerintah (Surat Utang Negara/SUN). Sedangkan portfolio Sertifikat Bank Indonesia (SBI) cenderung menurun karena ada tren penurunan BI Rate.Hal tersebut disampaikan Direktur Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Made Sukada usai rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (6/11/2007)."Tapi itu kan juga tergantung dari tujuannya, kalau SBI tujuannya jangka pendek untuk likuiditas kalau SUN dan pasar modal tujuannya untuk investasi," ujarnya.Mengenai permintaan mata uang asing atau valas yang tinggi karena kenaikan harga-harga barang impor menyusul meroketnya harga minyak menurut Made hal ini masih diimbangi dengan arus modal yang masuk atau capital inflow.Masih diimbanginya permintaan valas dalam negeri oleh capital inflow tercermin dari nilai tukar rupiah yang masih menguat."On the net basis inflow-nya positif, meskipun memang nilai tukar turun naik tapi trennya menguat," ujarnya.Made juga mengatakan neraca pembayaran Indonesia juga meningkat karena harga komoditas ekspor direspon oleh pengusaha Indonesia dengan meningkatkan volume ekspor Indonesia."Kepercayaan pasar terhadap perekonomian Indonesia masih positif. Hal ini mengkonfirmasi ulang bahwa kondisi fundamental dan aliran dana yang masuk mengakibatkan penguatan rupiah," ujarnya.
(ddn/qom)











































