Naik Kelas Agen BRILink di Bogor, Omzet Sempat Tembus Rp 5 Juta/Hari

Naik Kelas Agen BRILink di Bogor, Omzet Sempat Tembus Rp 5 Juta/Hari

Gibran Maulana Ibrahim - detikFinance
Sabtu, 23 Mei 2026 06:01 WIB
Sudrajat, pemilik agen BRILink di Kampung Nyalindung, Desa Sukamantri, Tamansari, Kabupaten Bogor.
Sudrajat, pemilik agen BRILink di Kampung Nyalindung, Desa Sukamantri, Tamansari, Kabupaten Bogor.Foto: Gibran Maulana Ibrahim/detikcom
Bogor -

Era digital memungkinkan siapa saja mengakses layanan keuangan seperti setor dan tarik tunai ataupun pembayaran tagihan hanya dari telepon genggam pintar mereka.

Namun, tak semua orang beruntung punya kesempatan tersebut. Sudrajat mengisi kekosongan bagi orang-orang yang memiliki keterbatasan dalam mengakses layanan keuangan.

Sudarajat (40), sudah 8 tahun membuka usaha agen BRILink di Kampung Nyalindung, Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ditemui detikcom di Kantor Desa Sukamantri, Kamis (21/5/2026), Sudrajat menceritakan usaha yang berawal dari permintaan masyarakat mengenai akses layanan perbankan seperti tarik tunai maupun transfer.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kurang lebih di tahun 2018, ya. 2018, karena memang awalnya saya memiliki usaha di bidang provider (pulsa/kuota). Dan ternyata banyak masyarakat yang meminta untuk layanan perbankan. Nah, saya secara pribadi membuka jalur komunikasi dengan pihak BRI, dan alhamdulillah ternyata pihak BRI saat itu sudah memfasilitasi lewat BRILink," kata Sudrajat.

Usahanya tidak langsung berjalan mulus. Saat pertama kali mengajukan Agen BRILink ke BRI Unit Ciomas, ada kendala keterbatasan mesin EDC. Namun, Sudrajat mengatakan, BRI tetap membantu memfasilitasi dengan mengarahkan Sudrajat ke BRI Unit Ledeng Bogor. Dari situ berjalanlah usahanya.

ADVERTISEMENT

"Kita diarahkan ke Pintu Ledeng. Ya, alhamdulillah di Pintu Ledeng kita dapat fasilitas dan kita sudah mulai bisa melaksanakan transaksi di pertengahan 2018 sampai dengan saat ini, alhamdulillah," ujar Sudrajat.

Peralihan usaha dari bidang provider ke agen BRILink ikut mengubah peruntungannya, terutama di sisi ekonomi. Di luar masalah uang, Sudrajat mengaku senang karena kehadiran usahanya ikut membantu masyarakat sekitar yang membutuhkan.

"Dari sisi keuntungan, kita bisa menambah keuntungan lewat kita bermitra dengan BRI, lewat BRILink. Terus juga kita bisa mempermudah untuk melayani masyarakat," ujar Sudrajat.

Dulu sebelum kehadiran agen BRILink yang dikelolanya, ada konsumen yang harus mencari-cari ATM untuk tarik tunai. Sejak ada BRILink, transaksi keuangan pun menjadi lebih mudah. Pembayaran listrik baik prabayar maupun pascabayaruntuk pembayaran keuangan lain, hingga PDAM semua sudah bisa dilayaninya.

Sudrajat menceritakan, usahanya sempat menyentuh omzet lebih dari 5 juta dalam sehari. Sudrajat mengaku sangat merasakan dampak positif dari membuka usaha agen BRILink

"Kalau untuk di provider, karena memang kita main di partai kecil, omzetnya pun otomatis pasti kecil. Tapi saat kita bermitra dengan BRI lewat BRILink, alhamdulillah untuk omzet transaksi tersendiri di BRILink itu dalam satu hari itu di atas 5 juta," ujarnya.

Dia menambahkan, dirinya juga mendapatkan sharing fee. "Sharing fee itu tergantung transaksinya, ya, karena memang untuk transaksi antarbank dan sesama itu berbeda. Variatif, tapi yang jelas BRILink ini sangat menjanjikan, sangat menjanjikan," beber Sudrajat.

Usaha Sudrajat ini buka 24 jam. Dia mengaku senang menjalani usaha ini karena dapat membantu masyarakat sekitar kapanpun. Sudrajat bercerita, ada nasabah yang dulunya harus meminta tolong kepada orang lain untuk mengambil uang ke ATM yang tersedia. Setelah tahu eksistensi BRILink miliknya, nasabah tersebut tak perlu repot-repot lagi untuk menarik duitnya.

"Dia di usia lanjut, anaknya merantau dan setiap bulan kirim uang. Awalnya dia harus menggunakan jasa orang lain untuk meminta tolong diambilin di ATM, semenjak ada kami jadi lebih gampang," katanya.

Sudrajat juga menyebut pihaknya punya pelayanan 'jemput bola' bagi nasabah yang memiliki keterbatasan. "Untuk nasabah yang sekiranya dia tidak bisa keluar rumah kita akan jemput," bebernya.

Efektif untuk Masyarakat

Salah satu tujuan dari agen BRILink yakni membawa layanan perbankan kepada masyarakat agar dapat diakses di banyak titik Indonesia. Konsepnya yakni kolaborasi Bank BRI dengan agen-agen lokal. Harapannya, BRILink dapat membantu jutaan orang di desa-desa terpencil dan pelosok untuk mengakses layanan keuangan.

Kepala Unit BRI Tamansari Budi Rhamdani menyebut kehadiran agen BRILink milik Sudrajat sangat membantu masyarakat. Urusan keuangan masyarakat menjadi dipermudah berkat usaha nasabah lama BRI Tamansari tersebut.

"Untuk Agen BRILink Pak Sudrajat sudah cukup membantu untuk debitur kita (BRI Unit Tamansari) yang berada di wilayah Desa Sukamantri dalam hal pembayaran angsuran," ujar Budi.

Sementara itu, Sekretaris Desa Sukamantri Fuja Aditya juga merasakan manfaat agen BRILink bagi masyarakatnya. "Agen BRILink tentu saja sdkit banyaknya membantu dalam hal transaksi keuangan bagi masyarakat desa dalam hal urgensi dan efektivitas," tutur Fuja.

(hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads