UUS Bank Permata Targetkan Aset Rp 850 M Tahun 2007

UUS Bank Permata Targetkan Aset Rp 850 M Tahun 2007

- detikFinance
Kamis, 08 Nov 2007 18:09 WIB
Jakarta - Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Permata menargetkan pencapaian total aset sebesar Rp 850 miliar hingga akhir 2007. Sementara total Dana Pihak Ketiga (DPK) ditargetkan mencapai Rp 500 miliar, dengan kredit Rp 650 miliar.Hal tersebut disampaikan Kepala Unit Syariah Bank Permata Adrian A. Gunadi dalam jumpa pers peluncuran produk tersebut di Gedung Bank Permata, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (8/11/2007).Hingga Oktober 2007, total aset UUS Bank Permata sebesar Rp 750 miliar, sementara total DPK sebesar Rp 350 miliar dan total kredit sebesar Rp 450 miliar.UUS Bank Permata menargetkan perbaikan kinerja di tahun 2008. Namun hal itu sangat tergantung pada kebijakan regulator."Kami pelaku syariah mengharapkan selesainya pengesahan UU Sukuk dan juga Pajak untuk syariah, jadi harus ada support juga dari regulator sehingga bisnis syariah di Indonesia bisa berkembang, kita tinggal menunggu waktu saja," tuturnya.SafeSaving AlliSyaDalam rangka menarik nasabah dan meningkatkan jumlah DPK, UUS Bank Permata menggandeng perusahaan asuransi Allianz dalam penyediaan produk investasi syariah yang digabung dengan asuransi syariah dari Allianz.Direktur Retail Banking PT Bank Permata Tbk Shalini Warrier mengatakan produk syariah yang bernama SafeSaving AlliSya ini diharapkan dapat memberikan alternatif investasi bagi nasabah sekaligus melengkapi berbagai produk bancassurance di Bank Permata."Target dari produk ini di tahun 2007 belum begitu besar mengingat waktunya tinggal 2 bulan lagi, tapi di tahun 2008 diharapkan produk investasi dengan asuransi syariah ini bisa berkontribusi sebesar 10-15 persen dari total premi Allianz," jelasnya Shalini mengatakan dengan produk baru ini Unit usaha Syariah Bank Permata optimis dapat memperoleh peningkatan kinerja yang lebih baik di tahun depan. "Permintaan produk syariah di Indonesia terus meningkat, kita melihat prospek dari produk ini sangat bagus," ujarnya.Pada kesempatan yang sama, Direktur Bancassurance Allianz Handoyo Kusuma mengatakan bahwa ekspektasi dari premi asuransi yang akan diperoleh Allianz dengan produk ini adalah sebesar Rp 150 miliar di tahun 2008. (dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads