Bank ICBC Indonesia Resmi Masuk Pasar Bank Nasional

Bank ICBC Indonesia Resmi Masuk Pasar Bank Nasional

- detikFinance
Senin, 12 Nov 2007 19:53 WIB
Jakarta - PT Bank ICBC Indonesia resmi diperkenalkan ke publik Indonesia setelah sukses mengakusisi Bank Halim. Bank ICBC siap bersaing di bisnis perbankan nasional.Acara seremoni perkenalan ICBC Indonesia ini dilakukan di Hotel Mulia, Jakarta, Senin (12/11/2007).Hadir dalam acara tersebut adalah Deputi Gubernur BI Mulimana Hadad, Chairman of ICBC Jiang JianQing, Duta Besar China untuk Indonesia Lan Lijun dan sejumlah pengusaha.Acara peresmian Bank ICBC Indonesia diwarnai nuansa negeri tirai bambu seperti dekorasi yang didominasi warna merah dan lampion yang tergantung dimana-mana. Dipertontonkan pula permainan Gamelan, Tari Saman Aceh, tarian China, dan atraksi Naga China. "Kenapa ICBC membuka cabang di Indonesia karena perdagangan Indonesia dan China makin meningkat dari tahun ke tahun," kata Duta Besar China untuk Indonesia Lan Lijun.Menurut Lan, dengan dibukanya Bank ICBC Indonesia diharapkan perdagangan Indonesia China tahun 2010 akan mencapai nilai US$ 30 miliar. Sebelumnya ICBC baru saja membuka cabang di Moscow awal bulan ini. Pada 28 September 2007 ICBC telah menyelesaikan pembelian 90% saham Bank Halim dan 10% lagi masih dimiliki investor Indonesia.Setelah proses akuisisi tersebut, Bank Halim resmi berganti nama menjadi Bank ICBC Indonesia. Bank ICBC Indonesia adalah bank komersial dengan memiliki izin sebagai bank devisa.Saat ini Bank ICBC Indonesia sudah memiliki 12 kantor cabang di Jakarta, Surabaya, Bandung, dan kota besar lainnya.Sebagai bank komersial terbesar di China, ICBC memiliki lebih dari 2,5 juta nasabah perusahaan dan 150 juta nasabah individual serta 17 ribu kantor cabang.Bank ICBC Indonesia akan fokus pada corporate banking, retail banking, RMB settlement, cash management, e-banking dan kustodian.ICBC Indonesia juga berkomitmen untuk menjembatani pendanaan, perdagangan dan kerja sama antara China dan Indonesia. Saat ini China sudah menjadi mitra perdagangan terbesar ke-4 Indonesia. Dalam 5 tahun terakhir pertumbuhan rata-rata nilai perdagangan Indonesia dan China per tahun mencapai 18,6%. Tahun 2006 nilai perdagangan bilateral mencapai US$ 14,981 miliar. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads