Moody's Beri Peringkat Baa2 ke Danantara Investment, Outlook Negatif

Moody's Beri Peringkat Baa2 ke Danantara Investment, Outlook Negatif

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 03 Jun 2026 14:31 WIB
Badan investasi Danantara menempati kantor baru yang berlokasi di bekas Plaza Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta.
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Lembaga pemeringkat global Moody's Ratings untuk pertama kalinya memberikan peringkat kredit Baa2 kepada PT Danantara Investment Management (Persero). Bersamaan dengan itu, ditetapkan outlook negatif untuk seluruh peringkat yang diberikan.

Wakil Presiden dan Analis Senior Moody's Ratings, Rachel Chua mengatakan peringkat yang diberikan untuk Danantara Investment Management itu sejalan dengan peringkat utang pemerintah Indonesia yakni Baa2 negatif.

"Peringkat Baa2 dengan outlook negatif untuk Danantara Investment Management sejalan dengan peringkat sovereign Indonesia, didukung hubungan kredit yang kuat, termasuk struktur kepemilikan dalam kerangka Danantara, serta harapan kami akan dukungan luar biasa dari pemerintah yang diberikan secara tepat waktu," kata Chua dalam laporannya, Rabu (3/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Moody's mengklasifikasikan Danantara Investment Management sebagai Entitas yang Terkait Pemerintah (GRI) dan menggunakan pendekatan top-down dalam proses pemeringkatan. Oleh karena itu, peringkat ini terutama didorong oleh keterkaitan dengan pemerintah daripada kekuatan kredit mandiri.

Moody's tidak memberikan Baseline Credit Assessment (BCA) karena perusahaan masih berada pada tahap awal pengembangan, memiliki rekam jejak yang terbatas, serta belum memiliki operasi mandiri yang signifikan.

ADVERTISEMENT

Sebagaimana diketahui, Danantara Investment Management dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 sebagai bagian dari struktur kelembagaan Danantara yang berfokus sebagai entitas pengelola investasi yang menjalankan strategi penempatan modal dan eksekusi investasi.

Moody's menilai kerangka hukum yang ada makin memperkuat hubungan tersebut karena Danantara Investment Management dimiliki sepenuhnya oleh BPI Danantara dan setiap perubahan kepemilikan harus dilakukan melalui perubahan undang-undang.

Selain faktor kepemilikan, Moody's juga menyoroti tingginya tingkat pengawasan pemerintah terhadap operasional dan pengambilan keputusan investasi perusahaan. Integrasi tata kelola dinilai tercermin dari keterkaitan antara jajaran manajemen dan dewan di Danantara dengan Danantara Investment Management.

"Keterkaitan manajemen senior dan representasi dewan antara BPI Danantara dan DIM mendukung keselarasan strategi serta pelaksanaan investasi," tulis Moody's.

Saksikan Live DetikSore:

Tonton juga video "Mulai Besok, Ekspor Batu Bara-Sawit Wajib Lapor ke DSI"

(aid/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads