Hanya 25% Orang Indonesia yang Menyisihkan Dana Pensiun

Hanya 25% Orang Indonesia yang Menyisihkan Dana Pensiun

- detikFinance
Selasa, 13 Nov 2007 16:56 WIB
Jakarta - Dana pensiun sangat penting untuk menunjang kehidupan ketika usia sudah senja dan tak mampu beraktivitas lagi. Tapi sayang, orang Indonesia belum melek dana pensiun.Sebuah survei mengungkapkan, hanya 25% orang yang mengalokasikan uangnya dalam bentuk tabungan pensiun. Data tersebut merupakan hasil survei yang diadakan oleh Citibank terhadap 400 responden dengan latar belakang usia 18-40 tahun.Berdasarkan hasil tersebut, Citibank bekerja dengan BEJ, Schroder dan Fortis Invesment Management mensosialisasikan perencanaan finansial untuk menghadapi masa pensiun."Sebenarnya kebanyakan sudah sadar untuk merencanakan pensiun, tapi kurang disiplin dalam melaksanakan perencanaan mereka sendiri. Dan kebanyakan juga mengandalkan bantuan dari anak-anak mereka dalam menghadapi pensiun," kata Country Business Manager Citibank Indonesia, Shariq Mukhtar.Ia menyampaikan hal itu dalam acara konferensi pers 'Bazar Finansial' di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (13/11/2007).Ditambahkannya, kenyataan tersebut cukup mengganggu karena orang yang terbiasa menabung pun tetap merasa tidak aman secara finansial. Pasalnya, tabungan rata-rata masyarakat Indonesia hanya mencukupi kebutuhan hidup selama 11 minggu saja, jika tiba-tiba mereka kehilangan pekerjaannya."Oleh karena itu, perilaku masyarakat dalam mengelola keuangan harus diubah, salah satunya dengan pendidikan wealth management," kata VP Retail Banking Group Head Citibank Indonesia, Meliana Sutikno. (dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads