Petrokimia Gresik Dapat Rp 604 M dari Bank Mandiri

Petrokimia Gresik Dapat Rp 604 M dari Bank Mandiri

- detikFinance
Rabu, 14 Nov 2007 17:56 WIB
Jakarta - PT Petrokimia Gresik (PKG) menerima kredit Rp 604 miliar dari Bank Mandiri. Kredit itu akan digunakan untuk pembiayaan pembangunan 4 pabrik baru yaitu 3 pabrik Nitrogen, phospat dan Kalium (NPK) serta 1 pabrik Diamonium Phospate serta 1 proyek konversi ke batubara. Penandatanganan kerjasama dilakukan di Plasa Bank Mandiri, Jakarta, Rabu (14/11/2007). Hadir dalam penandatangan kerjasama itu adalah Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo dan Dirut PKG Arifin Tasrif. "Dengan kucuran kredit dari Bank Mandiri ini, kita mengharapkan performa dari PKG dapat lebih berkembang lagi," kata Agus. Kredit ini memiliki tenor 10 tahun dengan tingkat suku bunga untuk tahun pertama 10,25% dan tahun kedua dan seterusnya SBI 3 bulan plus 1,5%. Menurut Arifin, dana dari Bank Mandiri itu adalah 70% dari kebutuhan untuk pengembangan 3 proyek tersebut. Sisa kebutuhan dana sebesar 30% berasal dari internal.Hingga tahun 2009, PKG memiliki 9 proyek baru. Selain 3 proyek yang didanai Bank Mandiri, ada juga proyek pembangunan pembangkit listrik batubara 25MW dan steamer uap tekanan tinggi berkapasitas 140 ton dll. Total nilai dari 9 proyek mencapai US$ 200 juta. Dengan perjanjian kredit investasi tersebut, diharapkan total kapasitas produksi pupuk PKG akan mencapai 2,8 juta ton. Dan hingga 2010 menargetkan produksi pupuk 3,7 juta ton. Target pendapatan hingga tahun 2010 mencapai Rp 10 triliun. Tahun 2006, PKG mencatat pendapatan Rp 5,13 triliun. "Kalau proyek sudah berjalan, kapasitas produksi PKG diharapkan mencapai 3,7 juta ton per tahun dan pendapatan Rp 10 triliun," ujar Arifin.Menurut Direktur Korporasi Bank Mandiri Abdul Rahman, dari 9 proyek senilai US$ 200 juta tersebut, sudah ada komitmen dari Bank Mandiri untuk mendanai US$ 150 juta. Arifin mengatakan, dengan konversi penggunaan batubara, PKG bisa menghemat biaya sekitar Rp 100 miliar per tahun. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads