Alasan BI Rate Naik 2 Kali dalam Sebulan

Alasan BI Rate Naik 2 Kali dalam Sebulan

Retno Ayuningrum - detikFinance
Jumat, 19 Jun 2026 05:55 WIB
Ilustrasi Bank Indonesia, lgo bank indonesia, bi, gedung bank indonesia di Jakarta
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan (BI-rate) sebesar 25 bps menjadi 5,75% pada Kamis 18 Juni. Kenaikan BI rate ini terjadi dua kali dalam sebulan.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kenaikan BI Rate untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta mengendalikan inflasi agar tetap stabil sesuai dengan target pemerintah.

"Kenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk makin memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 agar tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5Β±1% yang ditetapkan pemerintah," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers virtual, Kamis (18/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan sejumlah langkah memperkuat nilai tukar rupiah. Pertama, respons kebijakan Bank Indonesia yang terus diperkuat, termasuk suku bunga maupun Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) untuk menarik investor.

ADVERTISEMENT

Kedua, intervensi valas dalam jumlah besar. Ketiga, cadangan devisa tetap dijaga dan likuiditas di pasar uang serta pasar valas.

"Agar pertumbuhan uang primer tetap double digit dan juga langkah-langkah untuk pendalaman pasar keuangan yang berkaitan agar produk pasar dan pelaku terus semakin atraktif, termasuk bagaimana mengembangkan pasar uang valas dalam negeri dalam memanfaatkan kerjasama internasional," jelas Perry.

Kendati gejolak global masih dinamis, Perry optimistis nilai tukar rupiah ke depan semakin stabil dan menguat. Hal ini didukung dengan berbagai langkah yang telah dilakukan.

"Insyaallah dengan berbagai langkah ini nilai tukar kita akan bergerak semakin kuat, semakin stabil semakin mengarah kepada fundamental. Ini akan terus kita lakukan karena dinamika global masih tidak pasti kita masih terus waspada, kita terus memperkuat langkah-langkah termasuk yang hari ini kita umumkan, BI rate naik 25 basis poin menjadi 5,75% diikuti juga oleh struktur suku bunga SRBI," imbuh Perry.

Sebelumnya, BI menaikkan bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 5,50% pada 9 Juni, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,50%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,25%.

(rea/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads