Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Direktorat Pengaturan dan Pengawasan Perbankan BI Halim Alamsyah di sela acara diskusi Kajian Stabilitas Keuangan di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (19/11/2007).
"Secara delta sudah mencapai Rp 168 triliun, jadi itu jauh sekali di atas target kita 22 persen," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertumbuhan kredit perbankan masih sepertiganya merupakan kredit konsumsi yang terus mengalami peningkatan. "Tapi yang sudah mulai naik yaitu kredit untuk working capital dan investment, jadi itu menggembirakan," ujarnya.
Untuk pertumbuhan kredit 2008, Halim mengatakan diperkirakan akan melebihi 22 persen atau sekitar 24-25 persen. "Memang akan mendekati capaian pertumbuhan kredit tahun ini, jadi memang tidak terlalu besar targetnya karena basis pertumbuhannya sudah tinggi," ujarnya.
(ddn/qom)










































