Laju pertumbuhan kredit perbankan yang melebihi targetnya tahun ini juga diiringi dengan peningkatan kredit bermasalah atau non performing loan (NPL). NPL perbankan meningkat karena tingginya NPL pada kartu kredit.
Menurut Direktur Direktorat Pengaturan dan Pengawasan Perbankan BI Halim Alamsyah, NPL kartu kredit meningkat karena adanya masalah aturan yang menyulitkan perbankan untuk melakukan write off atau hapus buku terhadap NPL kartu kredit.
"NPL perbankan meningkat, hal ini terjadi karena NPL kartu kredit yang meningkat, karena masalah aturan yang menyulitkan bank jika dia harus write off," ujarnya di sela acara diskusi Kajian Stabilitas Keuangan di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (19/11/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi masalah ini menjadi akumulasi bagi bank tersebut, karena kalau kartu kreditnya ada yang default, dia tidak bisa write off karena terkait dengan surplus usaha, nah itu mungkin akan menjadi masalah dengan perpajakan barangkali," ujarnya.
Β
(ddn/qom)










































