Akhir 2007, Bank Mega Bidik Laba Rp 750 Miliar

Akhir 2007, Bank Mega Bidik Laba Rp 750 Miliar

- detikFinance
Senin, 19 Nov 2007 15:53 WIB
Jakarta - PT Bank Mega Tbk membidik laba bersih hingga akhir tahun 2007 sebesar Rp 750 miliar. Sampai triwulan III-2007, perolehan laba mencapai Rp 409 miliar.

Sampai akhir tahun ini, Bank Mega menargetkan pertumbuhan aset menjadi Rp 35 triliun, kredit Rp 17,5 triliun, dana pihak ketiga (DPK) Rp 28,5 triliun.

Bank Mega juga menargetkan membuka 37 kantor cabang lagi, dari 151 cabang di 46 kota, menjadi 188 cabang di 50 kota.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Demikian penjelasan Dirut Bank Mega Yungky Setiawan dalam paparan publik di Kantor Bank Mega, Jalan Tendean, Jakarta, Senin (19/11/2007).

Bank Mega mencatat pertumbuhan laba tertinggi di skala perbankan nasional dalam sembilan bulan pertama tahun ini. Pertumbuhan laba sebelum pajak mencapai 294,2%, dibandingkan periode yang sama tahun lalu dari Rp 146,975 miliar menjadi Rp 579,430 miliar.

Aset Bank Mega year on year tumbuh 20%, lebih tinggi dari pertumbuhan aset perbankan nasional yang sebesar 17,3% pada September 2007. Aset Bank Mega per September 2006 adalah 26,559 triliun, dan per September 2007 sebesar Rp 31,819 triliun.

Pada periode yang sama, angka pertumbuhan kredit Bank mega sebesar 93,5%, dari Rp 4,65 triliun menjadi Rp 9 triliun, dengan komposisi 44,6% untuk korporasi, komersial 14,7% danย  konsumer 40,7%.

Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh Rp 3,451 triliun, dari Rp 23,052 triliun menjadi Rp
26,503 year on year per September.

CAR turun dari 16,61% menjadi 12,56% per September 2007. NPL gross turun dari 1,73% menjadi 1,26%. NIM naik dari 3,32% menjadi 5,02%, yaitu dari Rp 513,708 miliar menjadi Rp 1,020 triliun. LDR juga naik dari 45,34% menjadi 47,68%. ROA tumbuh dari 0,81% menjadi 2,44%, dan ROE tumbuh dari 8,52% menjadi 27,24%.

Untuk permodalan, Bank Mega menargetkan mampu menjadi bank nasional dengan modal minimal Rp 10 triliun sesuai dengan Arsitektur Perbankan Indonesia.

Untuk mencapai target tersebut, Bank Mega telah melakukan berbagai strategic corporate action seperti penerbitan obligasi subordinasi sebesar Rp 1 triliun, yang saat ini sedang dalam proses, dan diharapkan selesai pada Desember 2007. Dengan penerbitan obligasi tersebut, modal Bank Mega akan menjadi sebesar Rp 3 triliun. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads