Perbankan Harus Waspadai Risiko Kredit Tahun Depan

Perbankan Harus Waspadai Risiko Kredit Tahun Depan

- detikFinance
Senin, 19 Nov 2007 16:50 WIB
Jakarta - Perbankan Indonesia harus mewaspadai meningkatnya risiko kredit di tahun 2008 akibat dampak dari gejolak sektor keuangan global yang terjadi.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Direktorat Pengaturan dan Pengawasan Perbankan Bank Indonesia Halim Alamsyah dalam diskusi kajian stabilitas keuangan bertema 'Dampak Gejolak Eksternal Terhadap Stabilitas Keuangan Domestik' di Gedung BI, Jalan Thamrin, Jakarta, Senin (19/11/2007).
 
"Apalagi perbankan masih missmatch dengan penggunaan dana jangka pendek untuk kredit yang sifatnya jangka panjang. Potensi meningkatnya risiko kredit harus diwaspadai karena menyebabkan sulitnya bank melakukan refinancing," jelasnya.
 
Jadi perbankan harus mewaspadai peningkatan risiko kredit ini, apalagi menurut Halim di 2008 kegiatan perkreditan akan semakin besar.

"Kita lihat risiko kredit paling banyak di konsumsi, karena kalau korporasi belum terlalu tinggi," jelasnya.
 
Meskipun begitu, Halim mengatakan saat ini langkah-langkah bank sudah cukup kuat dalam mitigasi risiko yang ada dengan peningkatan manajemen risiko.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi kita lihat tidak tidak ada kecemasan, apalagi kalau kondisi eksternal guncangannya tidak banyak," ujarnya.
(dnl/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads