Perbankan Diminta Berkolaborasi Garap Pembiayaan Mikro

Perbankan Diminta Berkolaborasi Garap Pembiayaan Mikro

- detikFinance
Jumat, 23 Nov 2007 14:46 WIB
Jakarta - Perhimpunan Perbankan Nasional (Perbanas) mendorong anggotanya untuk berkolaborasi menyiapkan infrastruktur transaksi non tunai mikro. Hal ini agar biaya yang dikeluarkan menjadi lebih murah.

Demikian disampaikan Ketua Perbanas Sigit Pramono disela-sela peluncuran The Asia Pacific Conference & Exhibition on Financial Transformation (Apconex) 2008 di Hotel Shangrila, Jumat (23/11/2007).

"Perbanas mendorong supaya bisa kolaborasi antara bank supaya biayanya lebih kecil. Isunya itu adalah selain meningkatkan teknologi juga menekan biaya, misalnya kalau org bayar tol tanpa uang tunai biaya transaksinya mahal jadi dengan kolaborasi bisa lebih murah," kata Sigit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, kedepan perbankan akan menggarap pembiayan mikro (micro finance) untuk transaksi kecil seperti pembayaran tol, parkir dan lain-lain. Hal ini sebagai cikal-bakal dari cashless society.

Perbankan juga terus mengembangkan teknologi untuk mefasilitasi hal itu. "Perbankan sudah menyiapkan, IT nya juga sudah siap," tandasnya.

Selain untuk transaksi non tunai, Perbanas juga meminta perbankan terutama bank-bank kecil melakukan kolaborasi untuk menerapkan kartu kredit atau debit berbasis chip (EMV).

"Kolaborasi supaya bisa menekan cost (biaya) karena itu mahal sekali tapi kalau untuk bank besar kami sudah siap apalagi 10 bank besar sudah sangat siap," tambahnya. (ard/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads