Indonesia Raih Rating Utang AAA di China, Purbaya: Rata Kanan!

Indonesia Raih Rating Utang AAA di China, Purbaya: Rata Kanan!

Heri Purnomo - detikFinance
Selasa, 21 Jul 2026 14:33 WIB
Purbaya Temui Investor China
Foto: Dok. Kemenkeu
Jakarta -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan lembaga rating di China, yakni Lianhe Credit Rating, memberikan peringkat utang itu AAA/Stable. Purbaya optimistis penerbitan surat utang di China tidak akan ada masalah.

Rencananya pemerintah bakal menerbitkan Panda Bond, pada 23 Juli 2026 dengan target menghimpun dana sebesar US$ 1 miliar atau setara sekitar 7 miliar yuan, bergantung pada kondisi pasar.

Dengan peringkat tersebut, ia percaya penerbitan surat utang baru dalam mata uang yuan di China, Panda Bond akan banyak diminati oleh investor di sana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi AAA itu yang paling tinggi. Jadi di China peringkat utang kita itu yang mentok atas, rata kanan ya, rata kanan. Rata kanan. Ini penting sekali untuk kita, kenapa? Karena China merupakan pasar yang besar untuk surat utang," ujarnya dalam Konferensi Pers APBN KITA, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Purbaya mengatakan terdapat sejumlah pertimbangan yang membuat Indonesia memperoleh peringkat AAA. Di antaranya prospek pertumbuhan ekonomi yang dinilai tetap kuat, fundamental ekonomi yang solid, serta ketahanan terhadap guncangan eksternal.

ADVERTISEMENT

"Ada guncangan-guncangan kita tetap kuat kan? Orang Indonesia saja yang enggak percaya, sangkanya saya nipu angkanya. Enggak, kita enggak pernah nipu angka. Betul ya Pak Wamen ya? Kan angka dikeluarkan oleh BPS. Banyak orang angkanya salah itu katanya, BPS-nya salah. Banyak ngomong gitu, ya kan? Kalau jelek 'Oh iya memang jelek', kalau bagus 'Pasti angkanya salah'," ujar Purbaya.

Selain itu, lembaga pemeringkat juga menilai utang luar negeri Indonesia masih relatif rendah dengan kapasitas pembayaran yang kuat serta didukung cadangan devisa yang memadai.

Faktor lainnya adalah rasio utang pemerintah yang berada di kisaran 40% terhadap produk domestik bruto (PDB).

"Yang empat rasio utang pemerintah 40% dari PDB .Ini saja banyak yang menyerang," ujarnya.

Simak juga Video: Purbaya Sebut Rasio Utang RI Masih Aman

(hrp/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads