Demikian disampaikan oleh Direktur Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia Ramzi A. Zuhdi usai acara Seminar Akhir Tahun Perbankan Syariah 2007 di Gedung BI, Jalan Thamrin, Jakarta, Rabu (28/11/2007).
"Untuk Stanchart mereka rencananya akan membuka UUS tahun depan tapi kita masih menunggu formalnya. Lalu dalam waktu dekat ABN Amro yang juga akan membuka UUS dan mereka sudah ketemu saya," ujarnya.
Menurut Ramzi, bank-bank asing itu tergiur untuk membuka bisnis syariahnya di Indonesia karena potensinya yang masih sangat besar.
"Masih banyak pasar yang bisa digarap oleh perbankan syariah di Indonesia," jelasnya.
Selain 2 bank tersebut, Ramzi mengungkapkan ada juga investor dari Malaysia yaitu Asia Finance House yang berminat untuk masuk kepada perbankan syariah di Indonesia.
"Untuk Asian Finance minggu depan saya kira sudah keluar izinnya tinggal tunggu tanda tangan Pak Gubernur yang sedang di luar negeri," imbuhnya.
Perusahaan asal Malaysia ini sudah memiliki kantor perwakilan di Indonesia. "Saat ini mereka sedang menjajaki pasar untuk melihat consumer base yang ingin mereka garap nanti, jadi 2008 mereka akan punya suatu bank syariah di sini," katanya.
(dnl/qom)











































