Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo Bakal Diusulkan Prabowo

Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo Bakal Diusulkan Prabowo

Ilyas Fadilah - detikFinance
Senin, 27 Jul 2026 08:55 WIB
Ilustrasi Bank Indonesia, lgo bank indonesia, bi, gedung bank indonesia di Jakarta
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Perry Warjiyo mundur dari Gubernur Bank Indonesia (BI). Untuk sementara, posisi pimpinan bank sentral diisi oleh Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti.

Destry ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur BI Sementara hingga Gubernur BI definitif ditetapkan sesuai mekanisme yang berlaku. Destry bilang, calon Gubernur BI definitif akan diusulkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan harus mendapat persetujuan DPR RI.

"Kami menggunakan Pasal 40, di mana di situ berisi terkait dengan persyaratan sebagai anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia. Jadi, itu isinya persyaratan A, B, C, D, dan seterusnya. Kemudian Pasal 42 adalah mekanisme berikutnya, di mana calon anggota Dewan Gubernur tersebut akan diusulkan dan diangkat oleh Presiden dengan persetujuan DPR," kata Destry dalam konferensi pers di kantor BI, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Destry tidak menyebut kapan proses pemilihan hingga penetapan Gubernur BI definitif akan selesai. Untuk sementara, ia menjalankan tugas sebagai Pejabat Gubernur BI Sementara hingga proses tersebut rampung sesuai ketentuan undang-undang (UU).

ADVERTISEMENT

"Dan posisi sekarang seperti tadi yang kami sampaikan, ini adalah posisi Pejabat Gubernur Sementara sampai nanti definitif mengikuti Pasal 40 dan Pasal 42 seperti tadi yang saya sampaikan," tambah dia.

Destry memastikan operasional BI tetap berjalan normal selama masa transisi. Menurutnya, seluruh tugas bank sentral akan dijalankan seperti biasa dengan mekanisme pengambilan keputusan yang telah berlaku.

Ia menjelaskan, BI menerapkan sistem pengambilan keputusan melalui komite dan Rapat Dewan Gubernur. Selain itu, kepemimpinan di BI bersifat kolektif kolegial sehingga tugas dan kewenangan tetap dijalankan bersama oleh seluruh anggota Dewan Gubernur.

"Dan yang terakhir yang terpenting adalah di Bank Indonesia kepemimpinan ini adalah kolektif kolegial. Jadi, tentunya nanti kami berlima di sini akan juga terus melanjutkan tugas dan amanah yang harus dijalankan oleh Bank Indonesia secara kolektif kolegial," tutup Destry.

(ily/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads