Pasar Diminta Nggak Panik Usai Perry Mundur dari Gubernur BI

Pasar Diminta Nggak Panik Usai Perry Mundur dari Gubernur BI

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 27 Jul 2026 19:36 WIB
Pjs Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti
Pjs Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti.Foto: Herdi Alif Al Hikam/detikcom
Jakarta -

Destry Damayanti, pejabat sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia, meminta pasar tidak panik dengan adanya pergantian pucuk pimpinan Bank Indonesia. Perry Warjiyo mengundurkan dari kursi Gubernur BI, Destry sebagai Deputi Gubernur Senior mengambil alih kursi Perry untuk sementara waktu.

Pasar diminta tidak perlu gaduh, Destry bilang Bank Indonesia akan tetap menjalankan kebijakan-kebijakan moneter seperti yang sudah ada sebelumnya. Hal ini diungkapkan Destry usai melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

"Untuk market ya, tentunya untuk market kita berharap tidak perlu panik. Kenapa? Karena kami dari Bank Indonesia tetap akan menjalankan kebijakan kami seperti juga yang sudah kami lakukan sebelumnya," ujar Destry usai pertemuan, Senin (27/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menekankan kebijakan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas nilai tukar tidak akan berubah dan tetap menjadi kunci kebijakan bank sentral.

"Jadi stance kebijakan kami tidak berubah bahwa stabilitas nilai tukar akan tetap menjadi kunci dari kebijakan kami saat ini," kata Destry.

ADVERTISEMENT

Pihaknya mengatakan Bank Indonesia akan tetap berada di pasar, baik lewat intervensi melalui pasar NDF (Non-Deliverable Forward) maupun DNDF (Domestic Non-Deliverable Forward). Dia juga berjanji pihaknya akan melakukan kebijakan yang pro pada pertumbuhan ekonomi.

"Dan juga tentunya di satu sisi juga kebijakan kami yang bersifat untuk pro-growth akan kami teruskan melalui kebijakan makro prudensial kami," beber Destry.

Lebih lanjut, dia bilang dengan keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75% pada bulan Juli, diharapkan modal masuk atau capital inflow pada pasar keuangan Indonesia terjadi.

Apalagi pihaknya juga sudah menebar insentif untuk modal masuk dengan menurunkan biaya lindung nilai atau hedging

",Kami juga mengharapkan inflow akan terus terjadi dengan kita juga memberikan insentif kepada dana capital inflow yang masuk dengan menurunkan biaya hedging," sebut Destry.

Destry pun kembali menekankan Bank Indonesia akan berjalan dengan kepemimpinan yang dilakukan secara kolektif kolegial. Dirinya dan anggota Dewan Gubernur BI lainnya berkomitmen untuk melanjutkan keberlangsungan tugas BI pada sektor keuangan.

"Kita juga tentu berharap stabilitas di pasar keuangan kita akan bisa pulih dan normal kembali seperti semula," pungkas Destry.

(hal/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads