Calon Gubernur Bank Indonesia Tergantung Pilihan Prabowo

Calon Gubernur Bank Indonesia Tergantung Pilihan Prabowo

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Rabu, 29 Jul 2026 20:32 WIB
Logo Bank Indonesia
Ilustrasi.Foto: Sylke Febrina Laucereno/detikFinance
Jakarta -

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara soal calon Gubernur Bank Indonesia (BI) menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri.

Menurut Airlangga calon Gubernur BI merupakan wewenang Presiden Prabowo Subianto.

"Ya kita serahkan ke Bapak Presiden," kata Airlangga saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami percaya karena di BI kan sudah ada sistem. Jadi siapapun yang duduk di sana selama menjalankan sistem dan juga kerja sama baik fiskal-moneter itu akan baik untuk pertumbuhan ekonomi, menekan inflasi, dan menciptakan lapangan kerja," sambung Airlangga.

Sebagai informasi, usai Perry Warjiyo mundur dari Gubernur BI, kursi orang nomor satu di Bank Sentral diduduki sementara oleh Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti. Destry berperan sebagai Pjs alias pejabat sementara sampat ada Gubernur BI definitif.

ADVERTISEMENT

Belakangan juga beredar nama-nama calon Gubenur Bank Indonesia. Ada Burhanuddin Abdullah, eks Gubernur BI era 2003-2008, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Purbaya pun buka suara merespons namanya masuk dalam bursa calon Gubernur BI.

"Saya mah isu abadi, diisukan sana sini, nggak pernah jadi. Cuma di sini aja jadi Menteri Keuangan," tutur Purbaya saat ditanya terkait isu dirinya menjadi salah satu kandidat calon Gubernur BI, Selasa (28/7/2026).

Adapun saat ditanya apakah sudah ada nama calon Gubernur BI, Purbaya menegaskan dirinya belum mendapat informasi apapun. Begitu juga saat ditanya terkait rekomendasi calon Gubernur BI, ia mengatakan bahwa dirinya akan mengikuti pemerintah dari Presiden Prabowo Subianto.

"Belum tahu saya. Kita ikutin perintah bapak presiden," terangnya.

Sebelumnya, Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo pada Minggu, 25 Juli 2026.

"Bahwa per kemarin secara resmi kami menerima surat pengunduran diri dari Gubernur Bank Indonesia kepada bapak presiden," kata Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung BI, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).

(hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads