×
Ad

Kriteria Gubernur Bank Indonesia Pilihan Prabowo

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Sabtu, 01 Agu 2026 07:55 WIB
Presiden Prabowo Subianto.Foto: Dok. Biro Sekretariat Presiden
Jakarta -

Posisi Gubernur Bank Indonesia (BI) masih dipegang pejabat sementara (Pjs) usai Perry Warjiyo yang mengundurkan diri pada 25 Juli 2026. Pjs saat ini adalah Destry Damayanti, yang juga Deputi Gubernur Senior BI

Sementara itu, untuk mendapatkan Gubernur BI definitif prosesnya sendiri cukup panjang. Mulai dari menjaring calon, kemudian dibahas bersama dan dipilih Presiden Prabowo Subianto, dan diajukan ke DPR. Selanjutnya DPR melakukan fit and proper test.

Peran Presiden sendiri cukup besar untuk memilih calon yang akan diseleksi di DPR. Lantas, seperti apa kriteria Gubernur BI yang dipilih Prabowo?

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka-bukaan soal kriteria khusus yang menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto dalam memilih calon Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif baru untuk menggantikan Perry Warjiyo.

"Kriteria khusus? Yang wajib adalah Merah Putih," kata Prasetyo saat berbincang bersama wartawan dalam gerbong KA Nusantara Explorer di Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026) kemarin.

Terkait sinyal yang sempat disampaikan Prabowo soal Destry Damayanti bisa masuk dalam bursa pengganti Perry sebagai Gubernur BI definitif, Prasetyo mengatakan keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan Prabowo.

"(Destry diusulkan jadi Gubernur BI?) Hanya beliau yang tahu lah" jawab Prasetyo.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan sinyal Destry Damayanti berpotensi diusulkan jadi calon Gubernur BI. Soal Destry bisa menggantikan Perry atau tidak, menurutnya itu urusan DPR yang akan menyeleksi calon Gubernur BI.

Prabowo sendiri sempat memberikan pesan penting kepada BI. Dia menekankan pentingnya pemerintah, BI, dan semua bank pelat merah atau Himbara bisa bekerja dalam satu tim. Menurutnya, seluruh unsur ini merupakan satu-kesatuan dalam sektor keuangan nasional.

"Ya semua bank Himbara sekarang bersama Bank Indonesia, bersama semua unsur, kita ini harus menjadi satu tim, satu kesebelasan. Kuncinya adalah kerja sama," beber Prabowo.

Prabowo percaya jika Bank Indonesia dan Himbara bisa saling bersinergi, maka sektor keuangan Indonesia dapat berkembang dengan cepat dan mencapai hal-hal besar.

"Dengan kerja sama, dengan saling percaya, dengan saling mendukung, dengan saling mengisi, dengan saling perkuat, kita akan capai hal-hal besar. Kita sekarang, semuanya, semua adalah anak-anak Indonesia. Kita semuanya dalam satu, dalam satu keluarga besar, dalam satu kapal besar yang namanya NKRI," tegas Prabowo.




(igo/hns)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork