Pengusaha memberikan pesan penting pada calon Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru. Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie mengatakan pemimpin baru BI nantinya harus bisa menjaga kestabilan institusi.
Pihaknya juga mengajak Bank Indonesia setelah memiliki pemimpin baru bisa lebih banyak berkolaborasi dengan dunia usaha.
"Nah, kalau kita lihat dari sisi Bank Indonesia yang paling penting adalah institusi ini, institusinya stabil dan sebisa-sebaik mungkin bisa bekerja sama dengan pihak dunia usaha," ujar Anindya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (31/7/2026) kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Anindya yang juga tak kalah penting adalah Bank Indonesia di bawah kepemimpinan baru nantinya harus bisa menjaga kepercayaan pasar.
"Dan yang paling penting bagaimana bisa meningkatkan kepercayaan karena yang paling penting untuk investasi dan perdagangan adalah kepercayaan dan selama ini kita lihat pergerakan baik dari sisi perdagangan maupun fiskal, kita lihat kepercayaan juga dijaga dengan baik," jelas Anindya.
Pemerintah sendiri belum mengumumkan siapa saja calon Gubernur Bank Indonesia yang akan diusulkan untuk diseleksi oleh DPR. Hanya saja, nama Destry Damayanti yang menduduki posisi Pejabat Sementara (Pjs) Bank Indonesia sempet diberikan sinyal akan masuk jadi calon Gubernur BI pilihan Presiden Prabowo Subianto.
Kembali ke Anien, soal siapa saja calon bos baru BI, pihaknya tidak mempermasalahkan dan akan menghormati pilihan pemerintah. Pihaknya juga meminta BI tetap bisa mengimbangi wewenangnya dengan pemerintah pusat.
"Kita tentu menghormati siapapun nanti yang akan ditunjuk bapak Presiden, tapi kami harapkan adalah bahwa Bank Indonesia bisa mengimbangi juga dengan pemerintah baik dari sisi moneter dengan dari sisi fiskal," ujar Anindya.
Sejak 25 Juli 2026 kemarin, BI mengalami perubahan pada struktur pejabat tingginya setelah Perry Warjiyo undur diri dari Gubernur BI. Setelahnya, posisi pucuk kepemimpinan BI diduduki sementara oleh Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur Sementara.
Kemudian untuk Gubernur BI definitif yang menggantikan Perry akan dipilih langsung oleh DPR melalui skema fit and proper test. Namun calon-calon yang akan dites DPR harus dipilih dan diajukan terlebih dahulu oleh Presiden Prabowo Subianto.
(acd/acd)









































