Bank Sinar Harapan Bali merupakan bank dengan fokus pembiayaan segmen Usaha Kecil & Mikro (UKM), yang berkedudukan di Denpasar, Bali.
Menurut Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo dalam siaran pers, langkah akuisisi tersebut sesuai dengan strategi perseroan untuk menjadi bank yang memiliki sspesialisasi di berbagai lini (Dominant Multispecialist Bank).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai akhir September 2007, Bank Sinar Harapan Bali mempunyai total aktiva sebesar Rp 210 miliar dengan Net Interest Margin (NIM) sebesar 13% dan Return on Assets (ROA) sebesar 3%, sementara tingkat Non Performing Loan (NPL) berada dikisaran 1%.
Bank Sinar memiliki 50 kantor cabang dan kantor kas yang tersebar di seluruh Bali dan saat ini mempekerjakan 415 karyawan.
"Kami melihat potensi kredit segmen UKM di Bali yang sangat menjanjikan, dimana per Agustus 2007 telah mencapai Rp. 7,9 triliun. Bank Sinar sebagai bank yang tumbuh dengan tradisi lokal dan mempunyai pengalaman serta kabilitas bisnis yang sangat baik di segmen UKM di Bali akan sangat melengkapi kemampuan Bank Mandiri untuk melakukan penetrasi bisnis di segmen ini secara efektif dan efisien" ungkap Agus.
Bank Mandiri akan memperkuat kemampuan bersaing Bank Sinar dengan memberikan dukungan dalam pengembangan kemampuan manajemen risiko, teknologi informasi serta produk dan layanan perbankan retail.
"Kami akan mempertahankan Bank Sinar sebagai bank yang berdiri terpisah dari Bank Mandiri, agar tetap dapat menjalankan peranannya sebagai Bank penyalur kredit segmen UKM di Bali dengan pengetahuan lokal yang mendalam. Bank Mandiri akan memperkuat berbagai aspek manajemen perbankan lainnya untuk meningkatkan kemampuan bersaingnya", papar Agus.
Direktur Utama Bank Sinar Harapan Bali, Ida Bagus Kade Perdana, menyampaikan dengan pelaksanaan akusisi serta penambahan modal perseroan maka Bank Sinar Harapan Bali akan memperkuat struktur permodalannya untuk memenuhi ketentuan minimum Bank Indonesia sebagai Bank Umum sesuai dengan Arsitektur Perbankan Indonesia.
Sebelumnya, Agus Martowardojo juga mengatakan Bank Mandiri tengah mengincar perusahaan multifinance untuk diakuisisi.
(ard/ir)











































