Demikian yang disampaikan Dirut BNI Sigit Pramono dalam Politic and Economic 2008 Outlook di Hotel Nikko, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (5/12/2007).
Ia mencontohkan, hingga November tahun ini saja kredit BNI yang dikucurkanya sudah mencapai Rp 84 triliun. Lebih banyak dari seluruh kucuran kredit tahun 2006 yang sebesar Rp 66 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perkiraan pertumbuhan kredit 26 persen itu merupakan angka ideal jika target pertumbuhan ekonomi 2008 sebesar 6,5 persen harus tercapai.
Sektor yang akan menarik perhatian perbankan untuk pengucuran kredit tahun 2008 adalah pengembangan CPO, pertambangan, dan telekomunikasi.
(lih/ir)










































