Posisi tersebut berarti juga meningkat dibandingkan dengan cadangan devisa per akhir Oktober yang sebesar US$ 54,101 miliar.
Demikian disampaikan Lukman Boenjamin, Direktur Direktorat Perencanaan Strategis dan Humas BI di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (6/12/2007).
Peningkatan cadangan devisa itu terjadi seiring dengan surplus neraca pembayaran yang cukup besar, yang didorong oleh kinerja ekspor yang cukup baik. (qom/ir)










































