Jadi Korban Subprime, UBS Disuntik Singapura US$ 10 Miliar

Jadi Korban Subprime, UBS Disuntik Singapura US$ 10 Miliar

- detikFinance
Senin, 10 Des 2007 15:24 WIB
Zurich - Bank terbesar Swiss, UBS harus melakukan hapus buku atau write-off sebesar US$ 10 miliar akibat krisis subprime mortgage. Namun UBS diperkirakan akan selamat karena mendapat bantuan dari pemerintah Singapura.

UBS telah mengumumkan revisi asumsi dan nilai yang digunakan untuk investasi yang berhubungan dengan sektor subprime mortgage AS.

"Ini akan menyebabkan adanya writedown sekitar US$ 10 miliar," ujar UBS dalam pernyataannya seperti dikutip dari AFP, Senin (10/12/2007).

Namun pemeirntah Singapura melakui BUMN investasinya, Government of Singapore Investment Corporation (GIC) telah menyatakan bahwa pihaknya akan menyuntikkan dana sekitar US$ 9,74 miliar.

GIC juga menyatakan, sebuah investor strategis dari Timur Tengah sudah bersiap untuk menginjeksikan tambahan 2 miliar franc ke UBS.

Krisis subprime mortgage berdampak pada ekonomi AS. Jumlah non performing loan dari subprime mortgage yang terus meningkat telah mempengaruhi kinerja sektor finansial,  terutama untuk aset yang menggunakan agunan subprime mortgage.

Beberapa bank investasi telah melaporkan kerugian akibat permasalahan krisis subprime mortgage: Bear Sterns, Lehman Brothers, Goldman Sachs, Merrill Lynch, Morgan Stanley. Sejumlah Hedge Fund juga mengalami kerugian karena menurunnya nilai Mortgage Back Securities (MBS) yang bersumber dari subprime dalam portfolionya.

(qom/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads