Cegah Konsumen Nakal, Multifinance Diminta Pakai SID

Cegah Konsumen Nakal, Multifinance Diminta Pakai SID

- detikFinance
Rabu, 12 Des 2007 11:16 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) dan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) dorong perusahaan pembiayaan untuk ikut serta dalam penggunaan Sistem Informasi Debitor (SID) yang dikelola BI. Hal ini bertujuan agar perusahaan pembiayaan dapat memperoleh data yang luas mengenai calon debitornya.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Pembiayaan dan Penjaminan Bapepam LK Fredy R. Saragih dalam sosialisasi PBI tentang Sistem Informasi Debitor kepada direksi
perusahaan pembiayaan di Seminar "Meningkatkan Peran Lembaga Pembiayaan Melalui Kepesertaan dalam Biro Informasi Kredit Untuk Mendorong Pertumbuhan Sektor Riil dan UKM" di Gedung BI, Jalan Thamrin, Jakarta, Rabu (12/12/2007).

"Jadi sistem informasi kredit ini akan memberikan manfaat yang optimal bagi perusahaan pembiayaan karena bisa mendapatkan informasi mengenai debiturnya," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Upaya untuk mendorong perusahaan pembiayaan ikut serta dalam Biro Informasi Kredit ini berkaitan dengan MoU antara BI dan Bapepam LK dalam bekerjasama membuat sistem informasi debitor bagi perusahaan pembiayaan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Wiwie Kurnia mengatakan bahwa SID ini diharapkan dapat menurunkan tingkat NPL dari perusahaan pembiayaan.

"Akan tetapi kami juga mengharapkan sistem ini dapat terus dikembangkan karena di negara maju pengecekan kredit debitor itu bisa dilakukan dalam hitungan menit," jelasnya.

Jadi perusahaan pembiayaan mengharapkan sistem ini secara infrastruktur terus berkembang sehingga dapat diakses dengan cepat. "Server juga diperkuat sehingga aksesnya cepat dan juga informasi di dalamnya terus dikembangkan sehingga informasi yang didapatkan akan banyak," tuturnya.
(dnl/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads