Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Pembiayaan dan Penjaminan Bapepam LK Fredy R. Saragih dalam sosialisasi PBI tentang Sistem Informasi Debitor kepada direksi
perusahaan pembiayaan di Seminar "Meningkatkan Peran Lembaga Pembiayaan Melalui Kepesertaan dalam Biro Informasi Kredit Untuk Mendorong Pertumbuhan Sektor Riil dan UKM" di Gedung BI, Jalan Thamrin, Jakarta, Rabu (12/12/2007).
"Jadi sistem informasi kredit ini akan memberikan manfaat yang optimal bagi perusahaan pembiayaan karena bisa mendapatkan informasi mengenai debiturnya," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan yang sama, Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Wiwie Kurnia mengatakan bahwa SID ini diharapkan dapat menurunkan tingkat NPL dari perusahaan pembiayaan.
"Akan tetapi kami juga mengharapkan sistem ini dapat terus dikembangkan karena di negara maju pengecekan kredit debitor itu bisa dilakukan dalam hitungan menit," jelasnya.
Jadi perusahaan pembiayaan mengharapkan sistem ini secara infrastruktur terus berkembang sehingga dapat diakses dengan cepat. "Server juga diperkuat sehingga aksesnya cepat dan juga informasi di dalamnya terus dikembangkan sehingga informasi yang didapatkan akan banyak," tuturnya.
(dnl/ir)











































