Demikian disampaikan Direktur Direktorat Perizinan dan Informasi Perbankan BI, Yang Ahmad Rizal, usai acara bertajuk "Diskusi Kebanksentralan: Kebijakan, Progres dan Arah Kebijakan Perbankan BI" di Hotel The Jayakarta, Jl. Ir. H. Juanda, Bandung, Jumat (14/12/2007).
"Pekan ini, kita sudah mengeluarkan izin konsolidasi Artha Niaga Kencana-Commonwealth dengan merger, Harmoni-Index Selindo dengan akuisisi, dan Bintang Manunggal-Hanabank dengan akuisisi," kata Yang.
Artha Niaga Kencana-Commonwealth mengajukan izin merger, setelah sebelumnya diberikan izin oleh BI dalam melakukan akuisisi. Bank Harmoni-Index Selindo baru mengajukan izin akuisisi, sedangkan mengenai izin merger baru akan diajukan setelah RUPS yang dilakukan kemudian. Sementara Bintang Manunggal-Hanabank hanya mengajukan izin akuisisi kepada BI.
"Yang masih dalam proses antara lain: Windu Kencana-Multicor mengajukan merger, Jasa Artha-BRI mengajukan akuisisi, dan Panin-Harfa mengajukan akuisisi. Kita harapkan sebelum tanggal 20 Desember ini sudah keluar izinnya," ungkapnya.
Untuk rencana konsolidasi Sinar Harapan Bali-Mandiri dan BII-Danamon, menurut Yang hingga saat ini belum masuk ke BI.
(dro/qom)











































