Pertemuan Suahasil dan Destry Berjalan Alot, Ini yang Dibahas

Pertemuan Suahasil dan Destry Berjalan Alot, Ini yang Dibahas

Ilyas Fadilah - detikFinance
Kamis, 24 Sep 2026 21:37 WIB
Suahasil dan Destry melakukan konferensi pers bersama usai melakukan pertemuan, di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026).
Pertemuan Menteri Keuangan Suahasil Nazara dan Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti.Foto: Ilyas Fadilah
Jakarta -

Menteri Keuangan Suahasil Nazara bertemu dengan Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti. Pertemuan keduanya membahas sejumlah isu ekonomi, mulai dari likuiditas, strategi penerbitan surat berharga, hingga koordinasi kebijakan fiskal dan moneter.

Destry sempat menyebut diskusi dengan Suahasil berlangsung cukup alot. Namun, pernyataan tersebut disampaikan dengan nada bercanda dengan menyinggung hidangan yang tersedia dalam pertemuan.

"Karena tadi agak alot kita diskusinya. Biar seru gitu loh, agak alot karena tadi membahas ini kering tempenya, kok agak kurang asin gitu," canda Destry dalam konferensi pers di kantor BI, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Destry menjelaskan pertemuan antara pimpinan BI dan Kementerian Keuangan merupakan hal yang rutin dilakukan. Koordinasi diperlukan mengingat kedua lembaga juga tergabung dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Meski demikian, terdapat sejumlah isu yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Salah satunya menyangkut kondisi likuiditas serta strategi penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) oleh pemerintah dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

ADVERTISEMENT

"Tapi intinya memang ada beberapa isu yang memang kita sempat bahas tadi, termasuk masalah likuiditas, kemudian strategi penerbitan dari surat berharga pemerintah dengan surat SRBI yang ada di Bank Indonesia," jelas Destry.

Dalam kesempatan yang sama, Suahasil mengatakan koordinasi dan sinergi antara Kementerian Keuangan dan BI akan terus diperkuat. Koordinasi diarahkan untuk mendukung pertumbuhan sektor-sektor ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Suahasil juga menyinggung kelanjutan kebijakan penempatan dana pemerintah di bank-bank Himbara. Kebijakan tersebut akan tetap dilakukan secara terukur dengan koordinasi bersama BI, Himbara, dan Danantara.

"Nah tentu kita ingin menciptakan employment creation tadi dari sisi tiskal, APBN akan terus menjalankan belanjaan negara dan menjalankan operasi APBN dan beberapa hal sangat terkait erat dengan peranan dari Bank Sentral. Termasuk soal sal yang ditempatkan di Bank Himbara," ujar Suahasil.

Selain itu, pemerintah dan BI turut mencermati pembentukan suku bunga di perekonomian. Suahasil mengatakan telah memberikan arahan kepada sejumlah Badan Layanan Umum (BLU) agar tidak hanya mengejar tingkat bunga yang tinggi dalam pengelolaan dananya.

"Khusus untuk di Kementerian Keuangan, sejumlah badan layanan umum kita itu telah mendapatkan, telah kita beri arahan untuk tidak hanya sekadar mengejar bunga yang tinggi-tinggi," kata Suahasil.

(ily/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads