Demikian disampaikan Direktur Spinnaker Asia Phillip Purnama selaku pemegang saham PT Polysindo Eka Perkasa Tbk dalam konferensi pers di Hotel Le Meridien, Jalan Sudirman, Jakarta, Senin (17/12/2007).
"Bank seharusnya melihat prospek bisnis tekstil di Indonesia semakin bagus," ujarnya.
Menurutnya, industri tekstil terutama yang berbahan baku polimer memiliki potensi perkembangan yang baik karena harganya yang murah sehingga mampu bersaing. Bahan baku tekstil polimer seperti polyester yang merupakan turunan dari minyak bumi juga mudah di dapat di Indonesia.
"Saat ini, diseluruh dunia bahan baku tekstil yang menggunakan polimer mencapai 67% sisanya dari katun dan wol, bahan baku polimer diminati karena bisa diinovasikan menjadi tekstil yang sesuai dengan kebutuhan, misalnya yang mudah menyerap keringat sampai tahan api," ujarnya.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Direktur Keuangan Polysindo Peter Grant. Menurutnya pertumbuhan industri tekstil nasional kian meningkat.
"Tahun depan pertumbuhannya bisa mencapai 8%," ujarnya. (ard/qom)











































