26 BPD Gabung ATM Bersama

26 BPD Gabung ATM Bersama

- detikFinance
Senin, 17 Des 2007 17:49 WIB
Jakarta - Bank Pembangunan Daerah (BPD) bergabung dalam jaringan ATM Bersama. Seluruh 26 BPD yang ada di seluruh Indonesia, akan terhubung dalam satu jaringan transaksi.

Kerjasama BPD dengan PT. Artajasa Pembayaran Elektronis, selaku penyedia layanan ATM Bersama tersebut dinamakan BPD Net Online.

Layanan BPD Net Online mencakup transaksi setor tunai, baik antar BPD maupun melalui jaringan ATM Bersama, layanan mobile banking, dan lain sebagainya.

"Layanan ini memiliki nilai investasi yang sangat kecil, karena infrastruktur jaringannya sudah ada," kata Dirut Artajasa, Arya Damar dalam peluncuran produk tersebut di Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin (17/12/2007).

Ia menjelaskan, masing-masing BPD hanya perlu membuat sistem aplikasinya saja. Menurut Arya, pembuatan sistem itu tergantung dari sistem yang telah dimiliki masing-masing BPD.

"Untuk outsource kira-kira menghabiskan Rp 50-100 juta," ungkapnya.

BPD Net Online menghubungkan 1.550 kantor cabang BPD yang ada di seluruh Indonesia, dan terhubung dengan 12.000 jaringan ATM Bersama.

"Untuk memperkenalkan layanan ini, sementara ini kita tidak memungut fee atas transaksi yang dilakukan. Nanti jika sudah berjalan, tentu akan ada fee transaksi. Namun kita pastikan tidak akan lebih mahal dari bank-bank lainnya," kata Ketua Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) Winny E. Hasan.

Saat ini, dari 26 BPD yang ada, 12 BPD sudah bisa melakukan setor tunai sekaligus menerima. 12 BPD baru bisa menerima, dan 2 BPD masih dalam tahap pengembangan sistem.

"Kita harapkan tahun depan semua sudah bisa memiliki layanan yang sama," kata Arya.

Per September 2007 total aset BPD seluruh Indonesia sebesar Rp 177,88 triliun atau tumbuh 22,9% year on year. Sementara penyaluran kredit total sebesar Rp 70,94 trilliun atau tumbuh 28,96% year on year.

"Untuk tahun 2008, penyaluran kredit BPD seluruh Indonesia bisa tumbuh 25-30%," kata Winny.


(dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads