Trump Kembalikan Rp 8,9 Juta ke Hampir 1 Juta Peserta Obamacare, Ada Apa?

Trump Kembalikan Rp 8,9 Juta ke Hampir 1 Juta Peserta Obamacare, Ada Apa?

Aulia Damayanti - detikFinance
Sabtu, 03 Okt 2026 22:30 WIB
U.S. President Donald Trump speaks during an observance ceremony marking the 25th anniversary of the September 11, 2001 attack on the Pentagon, in Washington, D.C., September 11, 2026. REUTERS/Jonathan Ernst
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump/Foto: REUTERS/Jonathan Ernst
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengembalikan dana US$ 500 atau Rp 8,9 juta (kurs Rp 17.800) kepada hampir 1 juta peserta program Affordable Care Act (ACA) atau yang dikenal sebagai Obamacare. Pembayaran satu kali tersebut mulai dikirimkan Departemen Keuangan AS kepada lebih dari 950.000 peserta.

Dalam pengembalian ini, Trump juga melampirkan surat kepada peserta. Ia menyebut pengembalian tersebut sebagai uang yang sebelumnya dibebankan secara berlebihan kepada pemegang polis Obamacare selama pemerintahan Joe Biden.

"Selama bertahun-tahun, Pemerintahan Biden membebankan biaya berlebih kepada Anda untuk mendanai operasional HealthCare.gov. Uang itu adalah milik warga Amerika yang bekerja keras, bukan milik pemerintah, dan kini, saya mengembalikannya kepada Anda! Anda telah membayar untuk Sistem yang cacat ini, dan sekarang akhirnya Anda mendapatkannya kembali," tulis Trump dalam surat yang dikirimkan bersama pembayaran tersebut, dikutip dari CNN, Sabtu (3/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk diketahui, Affordable Care Act (ACA) atau Obamacare merupakan undang-undang reformasi layanan kesehatan di AS yang disahkan pada 2010 saat Barack Obama menjabat presiden, salah satu programnya menyediakan marketplace asuransi kesehatan seperti HealthCare.gov, yang memungkinkan masyarakat membeli polis dari perusahaan asuransi swasta dengan harga yang lebih terjangkau, termasuk melalui subsidi premi bagi peserta yang memenuhi syarat.

ADVERTISEMENT

Dana US$ 500 yang dikembalikan Trump diberikan kepada peserta Obamacare yang menggunakan bursa asuransi federal HealthCare.gov di 30 negara bagian. Namun, tidak semua peserta Obamacare mendapatkan pengembalian dana tersebut.

Pengembalian ditujukan terutama bagi pemegang polis yang tidak menerima subsidi premi federal untuk membeli perlindungan melalui ACA. Sebagian besar penerima merupakan masyarakat kelas menengah yang penghasilannya terlalu tinggi untuk mendapatkan subsidi.

Menurut Gedung Putih, batas pendapatan penerima di antaranya lebih dari US$ 62.600 per tahun untuk individu atau lebih dari US$ 128.600 untuk keluarga dengan empat anggota. Uang tersebut berasal dari biaya pengguna yang sebelumnya dibayarkan perusahaan asuransi untuk mendukung operasional bursa ACA federal atau HealthCare.gov.

Sebagian dana dari biaya tersebut ternyata tidak terpakai. Pemerintah kemudian mengembalikannya kepada peserta yang memenuhi kriteria.

(ada/ara)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads