Demikian disampaikan pengamat ekonomi, Ichsanudin Noorsy, dalam acara bertajuk "Catatan Akhir Tahun Indonesia" di Restoran Bebek Bali, Senayan, Jakarta, Senin (26/12/2007).
"UMKM menyerap sekitar 96,1% dari jumlah tenaga kerja yang ada, sementara sektor usaha berat hanya 3,8-3,9%. Namun, porsi penyaluran kredit UMKM saat ini mengalami penurunan dari 99,5% menjadi 99,3%," kata Noorsy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Angka tersebut menunjukkan perbankan mulai melirik ke sektor usaha berat. Padahal sektor UMKM, seharusnya lebih diperhatikan, karena sektor tersebut menyerap mayoritas tenaga kerja," ujar Noorsy.
Saat ini, sektor usaha berat dengan jumlah tenaga kerja yang sedikit mengambil porsi sekitar 43-45% dari total PDB. Sementara sektor UMKM, dengan jumlah tenaga kerja diatas 90% memiliki porsi sekitar 54-56% dari total PDB. (dro/lih)










































