Khazanah Pilih Opsi Merger Bank Lippo dan Niaga

Khazanah Pilih Opsi Merger Bank Lippo dan Niaga

- detikFinance
Kamis, 27 Des 2007 16:50 WIB
Jakarta - Khazanah Nasional Berhad pada Kamis ini (27/12/2007) telah melapor ke Bank Indonesia (BI) untuk rencana merger PT Bank Lippo Tbk dan PT Bank Niaga Tbk.

Khazanah menyampaikan opsi merger itu kepada BI untuk mematuhi peraturan BI No. 8/16/PBI/2006 mengenai Kepemilikan Tunggal Pada Perbankan Indonesia atau Single Presence Policy (SPP).

Demikian siaran pers yang dikeluarkan Bank Lippo yang diterima detikFinance, Kamis (27/12/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini Khazanah memiliki secara tidak langsung kurang lebih 93% saham Bank Lippo melalui Santubong Investments BV dan Greatville Pte Ltd. Sedangkan kepemilikan secara tidak langsung di Bank Niaga 64% melalui Bumiputera-Commerce Holdings Berhad (BCHB).

"Setelah melakukan pertimbangan secara hati-hati atas alternatif yang ada, Khazanah
telah memutuskan untuk menjajaki opsi melakukan merger Bank Lippo dengan Niaga," bunyi siaran pers itu.

Namun digarisbawahi bahwa merger tersebut dapat diselesaikan apabila memberikan manfaat secara komersial dan dari sisi legal dapat dilakukan. Selain itu juga dipenuhinya evaluasi atas proses merger termasuk aspek legal, operasional dan keuangan. Termasuk juga masalah akuntansi atau pajaknya. Merger bisa dilakukan secara menyeluruh setelah diperolehnya persetujuan dari pihak otoritas.

Tapi jika evaluasi atas merger menunjukkan bahwa opsi ini secara keuangan, operasional atau legal tidak layak, Khazanah bersama dengan Bank Lippo dan Niaga akan kembali melaporkan kepada BI secepatnya dengan alternatif rencana tindak lanjut yang memungkinkan Khazanah mematuhi SPP tersebut.
(ir/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads