Akhir 2007, Bank Mandiri Tekan NPL Gross di Bawah 10%

Akhir 2007, Bank Mandiri Tekan NPL Gross di Bawah 10%

- detikFinance
Jumat, 28 Des 2007 12:42 WIB
Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk optimistis dapat menekan NPL (Non Performing Loan) gross menjadi di bawah 10 persen di akhir tahun 2007.

Uapaya yang dilakukan dengan berbagai usaha restrukturisasi dan penagihan terhadap kredit-kredit bermasalahnya.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Bank Mandiri bidang Special Asset Management Riswinandi di kantornya, Plaza Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (28/12/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Per September 2007 NPL nett kita sudah di bawah 5 persen atau 3,4 persen, sementara gross-nya masih 12,9 persen, akhir tahun ini Insya Allah akan di bawah 10 persen," tuturnya.

Sampai saat ini, jumlah total kredit bermasalah dari 30 debitor besar Bank Mandiri sudah turun menjadi Rp 7 triliun dari jumlah sebelumnya yang sebesar Rp 19 triliun.

"Group Bosowa merupakan debitor yang progres penyelesaian kredit bermasalahnya cepat, sekarang dia tinggal Semen Bosowa saja yang perlu diselesaikan kreditnya," jelasnya.

Sementara untuk Domba Mas, Riswinandi menuturkan bahwa Bank Mandiri akan terus melakukan penagihan karena sampai saat ini belum ada progres.

"Untuk Gunung Meranti sudah cukup sulit (ditagih) tapi kita sedang usahakan mendapatkan aset-asetnya, sementara untuk Primayudha sedang kita lakukan legal action, demikian juga dengan Suba Indah kita sedang usahakan mendapatkan asetnya," paparnya. (dnl/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads