"Target penerbitan tidak ditentukan," ujar Direktur Surat Berharga Negara Bhimantara Widyajala ketika dihubungi detikFinance, Minggu (6/1/2008).
Agen penjual yang selama ini membantu pemerintah dalam penerbitan ORI juga akan diseleksi ulang.
Untuk penerbitan ORI003 tahun lalu, pemerintah menunjuk 16 agen penjual. Ke-16 agen penjual itu adalah Bank Bukopin, BCA, Bank Danamon Indonesia, Bank Internasional Indonesia, Bank Mandiri, Bank Mega, Bank NISP, Bank Panin, Bank Permata, BNI, BRI, Citibank, Danareksa Sekuritas, Lippobank, Trimegah Securities, dan Valbury Asia Securities.
Selama tahun 2007 realisasi pembiayaan melalui SBN (Surat Berharga Negara) mencapai Rp 57,31 triliun atau 1,5 persen terhadap PDB. Ini terdiri dari jumlah penerbitan SBN Rp 99,95 triliun dikurangi pembayaran obligasi yang jatuh tempo Rp 39,79 triliun dan buyback Rp 2,86 triliun.
Tahun ini, penerbitan SBN neto mencapai Rp 91,6 triliun, baik itu melalui Surat Utang Negara, ORI, obligasi tanpa kupon dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk. Sukuk diterbitkan jika UU SBSN sudah disahkan oleh DPR.
(ddn/ddn)











































