Menurut People's Bank of China, seperti dikutip dari China Daily, Sabtu (12/1/2008), China menambah cadangan devisa hingga US$ 461,9 miliar selama tahun 2007. Khusus selama Desember, cadangan devisa bertambah hingga US$ 31,1 miliar.
Lonjakan cadangan devisa China terutama dikontribusikan oleh surplus perdagangan yang terus membengkak. Data terbaru yang dirilis oleh Bea Cukai China, surplus perdagangan China selama tahun 2007 mencapai US$ 262,2 miliar atau naik 47,7%.
China sempat kebingungan dengan cadangan devisa yang sedemikian besar itu. Untuk itu, China pun membentuk sebuah perusahaan BUMN investasi ala Temasek Singapura, yang khusus untuk mengelola cadangan devisa itu. BUMN investasi China itu dinamakan China Investment Corporate Ltd (CIC).
Sejumlah negara juga mencatat lonjakan cadangan devisa akibat surplus neraca perdagangan, termasuk Indonesia. Sebagai perbandingan, untuk cadangan devisa Indonesia per akhir tahun 2007 tercatat sebesar US$ 46,9 miliar atau berarti naik hingga 33% dibandingkan tahun 2006
(qom/ard)











































