Deputi Gubernur BI Siti Fadjrijah, mengatakan sejumlah pembiayaan sindikasi penting akan ditandatangani dalam FES tersebut. Setidaknya US$ 30 juta proyek pembiayaan sindikasi syariah yang akan ditandatangani melalui festival itu.
"Proyek-proyek itu termasuk investasi syariah dari Kuwait," jelas Fadjrijah dalam konferensi pers mengenai pelaksanaan FES di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (15/1/2008).
Salah satunya adalah proyek yang dibiayai dari Kuwait dengan bekerjasama Bank Muamalat, Bank Syarian Mandiri dan perusahaan pembiayaan syariah, Al Ijarah Indonesia Finance (ALIF).
Setelah Jakarta, FES selanjutnya akan dilaksanakan secara berurutan selama Januari-Maret di 6 kota lainnya yakni Padang, Palembang, Yogyakarta, Surabaya, Balikpapan dan Makassar.
FES ini bertema 'Menuju Indonesia Sejahtera Bersama Ekonomi Syariah'. Kegiatan FES antara lain berupa ekspor keuangan dan ekonomi syariah, seminar, workshop, bazar intermediasi, lomba dan pentas seni budaya, fun work dan festival makanan.
"Biaya yang dikeluarkan BI tidak banyak, kita kan mengundang banyak sponsor," ungkap Fadjrijah.
Galakkan Pendidikan Syariah
Dalam kesempatan itu, Fadjrijah juga mengungkapkan, selama ini perbankan syariah mengalami kendala dalam hal antara lain dari aspek permodalan. Kedua, kualitas sumber daya manusia untuk memasarkan perbankan syariah dan ketiga, ketiga kurangnya pemahaman.
Untuk meningkatkan kualitas SDM, BI akan menyerahkan buku pelajaran bagi universitas yang mengajarkan mata kuliah ekonomi syariah. Selama ini menurutnya tidak ada ajaran ekonomi syariah.
"Oleh karena itu, BI akan menyerahkan ke presiden supaya diteruskan kepada menteri pendidikan. Buku ini supaya jadi bacaan karena kita ingin generasi muda kenal dan paham ekonomi syariah," pungkasnya.
(qom/ir)