Demi Ekonomi Syariah, MUI Siap Cerewet ke Pemerintah

Demi Ekonomi Syariah, MUI Siap Cerewet ke Pemerintah

- detikFinance
Jumat, 18 Jan 2008 14:36 WIB
Jakarta - Dengan jumlah penduduk dengan mayoritas muslim, gerakan ekonomi syariah perlu dikembangkan di Indonesia. MUI pun tak segan-segan cerewet ke pemerintah.

"Kita akan cerewet ke pemerintah supaya produk ekonomi syariah ini kompetitif," ujar Ketua Dewan Syariah Nasional MUI Maruf Amin dalam seminar Indonesia Islamic Economic Coneference di Jakarta Convention Center, Senayan, Jumat (18/1/2007).

Ia menambahkan, MUI siap mengeluarkan fatwa-fatwa terkait produk syariah. "Kalau perlu tak tidur kita," ujarnya

Sementara Wakil Ketua Komite Tetap Perbankan Kadin Rudjito mengatakan, harus ada gerakan ekonomi syariah yang tertata dan terpola yang produknya memiliki link dan match.

"Sehingga matching dengan program Kadin dalam pengembangan industri, saya rasa 2008 adalah tahun syariah," ujarnya.

Memang kendala utama, lanjut Rudjito, dalam ekonomi syariah khususnya perbankan adalah kendala perpajakan yakni double taxation dalam transaksi pembiayaan.

Menteri Negara Perumahan Rakyat Yusuf Asyari mengatakan produk-produk syariah harus bisa bersaing dengan produk konvensional.

"Makanya sepanjang produk belum kompetitif kita susah untuk sukses," ujarnya.

"Saya punya pedoman, kalau kita mau berburu rubah pergi ke sawah, kalau rakyat pengen punya rumah cobalah pergi ke bank syariah," lanjutnya yang disambut gelak tawa hadirin. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads