Seperti diketahui, masa tugas Burhanuddin sebagai pejabat tertinggi otoritas moneter itu habis pada 23 Mei 2008.
Layaknya Bankers Dinner tahunan, Gubernur BI akan menyampaikan pidato pentingnya. Nah, untuk kali ini Burhanuddin menyampaikan akan mengambil 4 langkah inisiatif dalam mengawal pencapaian pembangunan ekonomi nasional ke depan.
"Ini merupakan Bankers Dinner saya yang ke 5 di masa akhir jabatan saya di dalam melaksanakan tugas menjaga stabilitas moneter, perbankan dan sistem pembayaran serta mendukung pengembangan dan pemberdayaan sektor riil," ujar Burhanuddin dalam pidatonya saat Bankers Dinner di Gedung Kebon Sirih BI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (18/1/2008).
Hadir dalam kesempatan tersebut Menko Perekonomian Boediono, Menneg BUMN Sofyan Djalil, Menkeu Sri Mulyani dan 128 CEO perbankan di seluruh Indonesia.
Inisiatif pertama yang akan diambil oleh BI adalah di bidang moneter yang terdiri dari 3 inisiatif yaitu memperdalam pasar keuangan domestik, memperkuat efektivitas penerapan Inflation Targeting Framework (ITF) dan membangun perangkat analisa kebijakan menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015.
"Dalam memperdalam pasar keuangan domestik untuk meningkatkan daya tahan dan stabilitas sistem keuangan serta meminimalisir potensi gejolak dari pasar keuangan global, kita memerlukan adanya pasar keuangan domestik yang lebih kuat, dalam dan likuid," tuturnya.
Rencananya memang BI akan menerapkan SBI Overnight dalam rangka implementasi dari inisiatif tersebut.
Kedua adalah inisiatif di bidang perbankan yang mencapai 3 langkah strategis, pertama adalah melanjutkan proses konsolidasi dan penataan kembali struktur industri perbankan nasional, kedua adalah arah pengembangan industri BPR ke depan dan ketiga langka-langkah dalam upaya mempercepat pertumbuhan perbankan syariah.
Inisiatif ketiga adalah mempercepat proses konsolidasi perbankan yang dibagi menjadi 5, yakni mendukung kemungkinan pendirian policy bank, perluasan kesempatan operasional ke arah universal banking, optimalisasi peran bank dalam pembiayaan pembangunan, arah pengembangan industri BPR ke depan dan mendorong pertumbuhan industri perbankan syariah.
Langkah inisiatif keempat BI adalah di bidang sistem pembayaran dan langkah yang terakhir adalah inisiatif di bidang sektor riil.
(dnl/qom)











































