Hal tersebut disampaikan Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto ketika dihubungi detikFinance, Selasa (22/1/2008).
"Kalau dilihat dari perkembangan yield curve obligasi negara rupiah, nampaknya pasar SUN domestik relatif stabil, yield tidak banyak bergerak selama 2 minggu terakhir," ujarnya
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang menjadi pertimbangan investor AS saat itu adalah nilai tukar rupiah yang kurang stabil menjadi padahal nilai tukar mata uang negara lain justru stabil dan
cenderung menguat terhadap dolar AS," lanjutnya.
Depkeu akan menggelar kembali SUN seri FR0050 dan FR0046 hari ini. Target indikatifnya mencapai Rp 3 triliun.
(ddn/qom)










































