Peringatan itu disampaikan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Miranda S Goeltom di sela-sela peluncuran buku Essays in Macroeconomic Policy, The Indonesian Experience di Toko Buku Gramedia, Jalan Matraman Raya, Jakarta, Rabu (23/1/2008).
"(Cadangan devisa) sudah lebih US$ 58 miliar. Menurut Saya tidak khawatir dari sisi cadangan devisa. Kita juga tidak khawatir kekuatan perbankan. Bank kita cukup sehat. Dampak dari global tetap harus diwaspadai," jelas Miranda.
BI sudah menunjukkan kewaspadaannya atas kondisi pasar finansial yang bergejolak dengan terus berada di pasar.
"Seperti sekarang kita terus mengamati pasar," katanya.
Terkait guncangan di pasar finansial saat ini, Miranda mengakui bahwa Indonesia tak bisa menghindar karena menganut sistem ekonomi terbuka. Namun yang penting, kata Miranda, dampaknya harus diperkecil.
Karenanya, Miranda menyambut baik sikap pemerintah yang akan mengambil langkah-langkah penting guna meminimalisir dampak pelemahan ekonomi global.
"Saya senang presiden dan menteri-menteri alert-nya dan terus mengambil tindakan-tindakan yang diperlukan agar dampak negatifnya jangan terlalu besar," katanya.
(qom/ddn)











































