Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama BNI Sigit Pramono dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (24/1/2008).
"Dana Pihak Ketiga (DPK) diperkirakan tumbuh 62 persen di 2007 dengan komposisi dana murah atau giro dan tabungan sebesar 62 persen," katanya.
Β
Untuk perkiraan laba bersih, Sigit mengatakan pertumbuhan di 2007 diperkirakan mencapai 20 persen unaudited.
Dengan persentase NPL yang sudah, BNI juga lepas dari pengawasan Bank Indonesia sejak Januari 2008. Diperkirakan NPL netto BNI hingga Desember 2007 mencapai 3,75 persen, sedangkan untuk NPL gross mencapai 7 persen.
"Untuk kredit hingga Desember 2007 juga diperkirakan meningkat sebesar 32 persen mencapai outstanding Rp 88 triliun, komposisinya kredit korporasi 40 persen dan non korporasi 60 persen, dengan peningkatan kredit ini LDR kami hingga Desember juga sebesar 60 persen," tuturnya.
Sigit menambahkan, dari hasil secondary offering dan right issue BNI tahun 2007 lalu, bank pelat merah itu sudah mulai memperlihatkan perbaikan kinerjanya.
(dnl/qom)










































