Sebaliknya penerbitan SBI overnight ini merupakan penyempurnaan aspek operasional implementasi kebijakan moneter.
Hal ini disampaikan oleh Deputi Gubernur BI Budi Mulya dalam sosialisasi mengenai penyempurnaan pengelolaan moneter, di Gedung BI, Jakarta, Jumat (25/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi Mulya mengatakan bahwa koridor suku bunga untuk SBI overnight ini lebih sempit dan simetris antara batas atas dan bawah.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Pengembangan dan Pengaturan Pengelolaan Moneter BI Sugeng mengatakan bentuk penyempurnaan yang terarah pada upaya-upaya menjaga stabilitas suku bunga pasar uang antar bank (PUAB) jangka pendek khususnya overnight sebagai alat transmisi kebijakan moneter.
"Hal ini sekaligus pula sebagai mekanisme pembentuk struktur kurva imbal hasil jangka pendek (short term yield curve) yang lebih wajar," ujarnya.
Meskipun begitu, Sugeng mengakui bahwa dengan diimplementasikannya instrumen SBI overnight ini, ongkos moneter akan bertambah.
"Akan tetapi pertambahannya tidak signifikan, dibandingkan dengan tujuannya yaitu menstabilkan kondisi moneter," jelasnya. (dnl/ir)
