Jakarta - Bank Indonesia (BI) memprediksi cadangan devisa Indonesia hingga akhir tahun 2008 bisa lebih dari US$ 70 miliar karena adanya surplus Neraca Pembayaran Indonesia (NPI).
"Surplus NPI 2008 diperkirakan lebih tinggi sehingga memberikan tambahan kepada cadangan devisa dan diharapkan mencapai lebih dari US$ 70 miliar pada akhir 2008," kata Gubernur BI Burhanuddin Abdullah.
Hal itu diungkapkan Burhanuddin dalam rapat dengan Komisi XI DPR di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada akhir tahun 2007, Indonesia memiliki cadangan devisa US$ 56,920 miliar. Naiknya harga komoditas ekspor tambang dan masuknya dana asing di pasar modal menopang kenaikan cadangan devisa.
(ir/qom)