BI Diminta Sosialisasikan Dulu Instrumen Moneter Baru

BI Diminta Sosialisasikan Dulu Instrumen Moneter Baru

- detikFinance
Selasa, 29 Jan 2008 10:47 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) siap merilis sejumlah instrumen moneter baru. Kalangan perbankan pun meminta agar otoritas moneter itu melakukan sosialisasi secara mendalam terlebih dahulu sebelum menerapkan instrumen-instrumen moneter baru yang rencananya akan diterapkan tahun ini.
Β 
Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Ikatan Bankir Indonesia (IBI) Agus Martowardojo dalam pidato pembuka seminar "Peluang dan Tantangan Perekonomian Indonesia Menghadapi Turbulensi Ekonomi Dunia dan Dalam Negeri" di Financial Hall Graha Niaga, Jakarta, Selasa (29/1/2008).
Β 
"Rencana BI untuk menerapkan instrumen baru di tahun ini harus disambut dengan baik, namun kita harus minta kepada BI jika ingin menerapkan ini maka proses sosialisasi harus baik sehingga semua paham," tuturnya.

Seperti diketahui, Gubernur BI Burhanuddin Abdullah dalam pidato perbankan tahunannya mengungkapkan, BI siap mengaktifkan kembali sejumlah instrumen moneter yang 'tidur'. Hal ini disebabkan karena masih terdapat kekosongan beberapa instrumen di pasar uang domestik.
Β 
Lebih lanjut Agus mengatakan, adanya perubahan yang dilakukan BI dengan instrumen barunya, maka akan ada perubahan pada pengelolaan treasury perbankan.
Β 
"Perbankan kan juga harus menerapkan pola treasury dengan prinsip kehati-hatian, tidak boleh kagetan. Jadi harus ada sosialisasi yang baik," ujarnya.
Β 
Selain itu, Agus mengatakan tahun 2007 harus jadi momentum bagi perbankan untuk mendorong perekonomian yang sehat dan sustainable.

"Bank harus melakukan diversifikasi sektor-sektor ekonomi dan harus membantu menggerakan sektor riil," ujarnya.
Β 
Mengenai imbauan Bank Indonesia bahwa perbankan harus create the trade, Agus mengatakan memang bank harus bisa membangun potensi bisnis baru. "Akan tetapi harus juga disertai dengan risk assessment yang kuat," katanya.
Β 
Β 
(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads