Fed Pangkas Suku Bunga Jadi 3%

Fed Pangkas Suku Bunga Jadi 3%

- detikFinance
Kamis, 31 Jan 2008 08:06 WIB
Washington - Bank Sentral AS (Federal Reserve/Fed) kembali menurunkan suku bunga basisnya sebesar 50 basis poin. Keputusan itu diambil untuk menggerakkan perekonomian AS yang kini diambang resesi.

Keputusan itu diambil dalam pertemuan Federal Open Market Committe (FOMC) pada Rabu (30/1/2008) di Washington, AS. Seperti dikutip dari AFP, keputusan itu diambil melalui voting 9-1.

Dalam rapat yang dipimpin Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke, hanya Pimpinan Bank Sentral Dallas, Richard Fisser yang memilih untuk tidak mengubah suku bunga.

Penurunan suku bunga ini juga dilakukan setelah keputusan darurat yang diambil The Fed 21 Januari lalu, dengan penurunan suku bunga 75 basis poin menjadi 3,5% ditengah ambruknya bursa saham di seluruh dunia.

"Pasar finansial masih benar-benar masih dibawah tekanan dan masalah kredit telah menekan lagi pada beberapa pebisnis dan rumah tangga," ujar FOMC dalam pernyataannya.

"Selain itu, informasi yang terbaru mengindikasikan adanya kontraksi sektor perumahan yang semakin dalam sebagaimana pelemahan di sektor tenaga kerja," imbuh FOMC.

Fed berharap kebijakannya kali ini ditambah dengan langkah terdahulunya bisa membantu menggerakkan perekonomian dalam beberapa waktu ke depan, termasuk juga meminimalkan risiko pada aktivitas perekonomian.

"Meski demikian, risiko pelemahan pertumbuhan masih ada. Komite akan terus menilai dampaknya terhadap sektor finansial atau prospek pembangunan ekonomi lainnya. Fed juga akan mengambil langkah setiap waktu jika diperlukan untuk menghadapi risiko-risiko tersebut," demikian The Fed dalam pernyataannya.

Penurunan Fed Fund Rate untuk pinjaman overnight antar bank ini diharapkan dapat mempersempit jarak antara biaya pinjaman untuk konsumen dan pebisnis. Pada akhirnya dapat menggerakkan kembali perekonomian AS yang kini diambang resesi akibat anjloknya sektor perumahan yang meluas hingga sektor finansial.

(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads