Upaya ini untuk memacu pertumbuhan bisnis pembiayaan Bank Resona dengan cara mengalihkan target segmen nasabahnya, dari perusahaan Jepang ke perusahaan lokal baik skala menengah maupun kecil.
Demikian dikatakan Presdir Bank Resona Perdania Akihiro Miyamoto dalam konferensi pers perayaan HUT ke-50 Bank Resona Perdania yang juga bersamaan dengan perayaan 50 tahun hubungan bisnis RI - Jepang di kantornya Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (31/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berupaya memperluas komposisi nasabah 50% lokal, dan 50% Jepang," ujar Miyamoto.
Miyamoto menyadari untuk bisa menggaet nasabah lokal khususnya di sektor UKM, perseroan ini akan bersaing ketat dengan perbankan yang telah eksis menggaet nasabah UKM.
"Selain UMKM kami juga mendukung sektor infrastruktur sebagaimana dihimbau BI, tapi kita tidak bisa membiayai sendiri tapi cari alternatif lain seperti sindikasi dengan bank lain," ungkapnya.
Miyamoto menjelaskan, equity perseroan ini meningkat 19,5% atau menjadi Rp 1,1 triliun pada tahun 2007, sementara capital adequacy ratio (CAR) sebesar 22,21 % dan non performing loan (NPL) 1,12%. (arn/ir)











































