Bank Resona Perdania Bidik Pasar Lokal

Bank Resona Perdania Bidik Pasar Lokal

- detikFinance
Kamis, 31 Jan 2008 11:54 WIB
Jakarta - Menyiasati terbatasnya nasabah dari perusahaan Jepang akibat investasi Jepang ke Indonesia yang stagnan, Bank Resona Perdania mulai melirik pasar lokal di 2008 ini.

Upaya ini untuk memacu pertumbuhan bisnis pembiayaan Bank Resona dengan cara mengalihkan target segmen nasabahnya, dari perusahaan Jepang ke perusahaan lokal baik skala menengah maupun kecil.

Demikian dikatakan Presdir Bank Resona Perdania Akihiro Miyamoto dalam konferensi pers perayaan HUT ke-50 Bank Resona Perdania yang juga bersamaan dengan perayaan 50 tahun hubungan bisnis RI - Jepang di kantornya Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (31/1/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bank patungan antara Indonesia dan Jepang ini, memiliki komposisi nasabah 65% atau 794 perusahaan Jepang dan 35% atau 425 merupakan perusahaan lokal. Dari awal dibukanya bank ini pada tahun 1958, hingga saat ini telah mengucurkan kredit sebanyak Rp 3,9 triliun. Kucuran kredit terbesar untuk sektor manufaktur.

"Kami berupaya memperluas komposisi nasabah 50% lokal, dan 50% Jepang," ujar Miyamoto.

Miyamoto menyadari untuk bisa menggaet nasabah lokal khususnya di sektor UKM, perseroan ini akan bersaing ketat dengan perbankan yang telah eksis menggaet nasabah UKM.

"Selain UMKM kami juga mendukung sektor infrastruktur sebagaimana dihimbau BI, tapi kita tidak bisa membiayai sendiri tapi cari alternatif lain seperti sindikasi dengan bank lain," ungkapnya.

Miyamoto menjelaskan, equity perseroan ini meningkat 19,5% atau menjadi Rp 1,1 triliun pada tahun 2007, sementara capital adequacy ratio (CAR) sebesar 22,21 % dan non performing loan (NPL) 1,12%. (arn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads