Hal tersebut disampaikan juru bicara kepresidenan Andi Malarangeng di Bina Graha, Jalan Veteran, Jakarta, Jumat (8/2/2008).
"Itu kan keputusan dalam RUPS. Setahu saya, Gatot ini sudah 30 tahun lebih berkarir di perbankan. Jauh sebelum SBY jadi Presiden beliau sudah menjadi direksi di Bank Danamon. Beberapa waktu lalu jadi wakil dirut BNI dan sekarang jadi dirut. Saya pikir itu karir yang wajar dari seseorang yang berkarir di perbankan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam RUPS yang digelar 6 Februari lalu, susunan direksi baru BNI dibentuk. Susunan direksi BNI adalah Dirut Gatot Mudiantoro Suwondo, wakil dirut Felia salim yang sebelumnya menjabat komisaris independen.
Direktur: Achmad Baiquni, Bien Subiantoro, Suwoko Singoasto, Krishna Suparto, Darwin Suzandi, Ahdi Jumhari Luddin, Doddy Virgianto, Yap Tjay Soen.
Posisi komisaris utama diberikan ke Erry Riyana Hardjapamekas yang sebelumnya adalah ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
(ddn/ir)











































