Acara penandatanganan dilakukan antara Corporate & Business Banking Director Niaga, Catherine Hadiman, dan Direktur Utama Askrindo, Chairul Bahri, di Financial Club, Graha Niaga, Jl Jend Sudirman, Jakarta, Senin (11/2/2008).
"Niaga dan Askrindo telah melakukan kerjasama sejak tahun 1990. Penandatangan ini merupakan pembaruan beberapa skim kerjasama kita," ujar Catherine.
Penjaminan kredit yang diberikan oleh Askrindo adalah pada kredit modal kerja baik untuk kredit usaha kecil menengah (UKM) maupun umum, Asuransi Kredit Perdagangan serta Penjaminan Kontra Garansi Bank.
"Pada sektor unit mikro kecil, tidak termasuk menengah, total kredit yang ikut program penjaminan ada sekitar Rp 360 miliar, atau sekitar 10% dari total kredit mikro kecil Niaga yang sebesar Rp 3,6 triliun," ujar VP SME 1 Area Manager Niaga, Chairul Aslam.
Dari total nilai tersebut, jumlah yang diklaim ke Askrindo tidak mencapai Rp 1 miliar.
"Tahun 2007, hanya 2 debitor yang akhirnya kita ajukan klaim ke Askrindo. Nilainya tidak sampai Rp 1 miliar," ujar Aslam.
Untuk tahun 2008, Bank Niaga menargetkan 50% dari total target penyaluran kredit kecil mikro untuk ikut dalam program penjaminan dengan Askrindo.
(dro/qom)










































