Burhanuddin Tak Mau Maju Jadi Gubernur BI Lagi

Burhanuddin Tak Mau Maju Jadi Gubernur BI Lagi

- detikFinance
Selasa, 12 Feb 2008 13:36 WIB
Burhanuddin Tak Mau Maju Jadi Gubernur BI Lagi
Jakarta - Presiden belum menetapkan nama-nama calon Gubernur BI untuk menggantikan Burhanuddin Abdullah. Namun Burhanuddin yang kini menjadi tersangka kasus aliran dana ke DPR itu memilih tak mau maju lagi.

Pernyataan itu disampaikan Burhanuddin dalam konferensi khusus yang disampaikan di lobi Menara Syafruddin, Gedung BI, Jakarta, Selasa (12/2/2008). Hadir dalam konferensi pers tersebut seluruh Dewan Gubernur BI.

"Mempertimbangkan makin beratnya tantangan yang harus dihadapi Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas makro ekonomi dan stabilitas sistem keuangan serta menyikapi pemberitaan yang berkembang akhir-akhir ini, Dewan Gubernur BI menyampaikan beberapa hal kepada pegawai BI dan masyarakat luas," ujar Burhanuddin membuka acara yang diramaikan puluhan jurnalis itu.

Burhanuddin membacakan 8 poin sikap BI atas kasus aliran dana ke DPR yang kini semakin 'memanas' itu. Dalam poin ke-5, Burhanuddin menyebut soal sikapnya untuk memilih tak maju dalam pemilihan Gubernur BI.

"Melihat semua ini sebagai pribadi saya ingin menegaskan bahwa setelah masa jabatan saya berakhir, saya tidak berniat menduduki jabatan ini lagi. Saya meyakini bahwa sebagai warga negara, saya akan tetap mengabdikan diri pada bangsa dan negara yang kita cintai," tegas Burhanuddin.

Masa tugas Burhanuddin akan habis pada 17 Mei 2008. Presiden akan menyerahkan nama-nama calon Gubernur BI pada 17 Februari 2008. Burhanuddin kini menjadi tersangka kasus aliran dana ke DPR bersama dengan Oey Hoey Tiong dan Rusli Simanjuntak.

(qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads